KARANG TARUNA SELAPADA on
Rabu, 19 November 2014
Hubungan
Antara Organisasi Karang Taruna
Istilah organisasi bukanlah hal
yang asing lagi bagi kita,hal ini karena kita sering mendengar istilah ini.
sejakdari pertama kita menimba ilmu pada tingkat pertama (SMP), kita sudah
dikenalkan dan ikut serta dengan salah satu organisasi kesiswaan seperti OSIS,
Pramuka, Drumband, dan lain-lain. Dalam kehidupan bermasyarakat pun sering kita
jumpai yang namanya organisasi, baik organisasi kepemudaan seperti Remas,
Karang taruna, dan kita juga sering dikenalkan dengan organisasi kepemerintahan
seperti partai politik.
istilah organisasi bisa diartikan
sebagai kumpulan orang yang sepakat membentuk sebuah kerja sama demi mewujudkan
tujuan bersama. atau dengan kata lain organisasi bisa diartikan sebagai sebuah
sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang melalui sebuah herarki kerja
sistimatis dalam rangka mencapai sebuah tujuan yang telah ditetapkan secara
struktural dan sistematis.
Para ahli mendefenisikan
organisasi,
James D Mooney berpendapat bahwa
“Organization is the form of every human, association for the assignment of
common purpose” atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian
suatu tujuan bersama.
Drs. Malayu S.P Hasibuan
mengatakan “organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan
terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu.
Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
A. Pengenalan Terhadap Manajemen, Organisasi dan Tata
Kerja
Pengertian
manajemen adalah proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu
sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi
tercapainya tujuan, istilah organisasi dapat diartikan sebagai :
§
Wadah sekelompok manusia untuk saling bekerja sama.
§
Proses pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama
yang efisien.
Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja
yang
dapat mencapai tujuan secara efisien.
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian
proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber
dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan
memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka
mencapai tujuan yang sah ditetapkan.
Sedangkan, tata kerja merupakan cara untuk melaksanakan kegiatan itu dengan
benar dan berhasil sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia guna
mencapai tingkat efisiensi yang maksimal.
B. Fungsi Manajemen Organisasi.
Manajemen
pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manajer) yang harus
dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang
lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan
waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya, kegiatan manajemen dan
aplikasinya dalam organisasi dan metode:
a. Planning
(perencanaan).
Merupakan
proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus
dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
Planning
merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan kegiatan fisik dan
sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta
tujuan suatu program pembangunan.
Hal yang berkaitan dengan perencanaan dalam organisasi diantaranya dalah rencana-rencana
yang coba disusun oleh pengelola organisasi, seperti rencana kerja atau
kegiatan serta anggaran yang diperlukan, teknis pelaksanaannya bisa melalui
rapat-rapat, seperti:
§
Rapat Kerja (pengurus organisasi).
yang membicarakan rencana-rencana
kerja pengurus serta kegiatan anggota yang akan dilakukan dengan satu atau
lebih target yang akan dicapai.
§
Rapat Anggaran.
untuk menentukan berapa jumlah
anggaran yang diperlukan untuk mendukung kerja organisasi atau untuk suatu
event / kegiatan (wujudnya daftar RKA) atau proposal kegiatan.
b.
Organizing (pengorganisasian)
Merupakan
proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya
serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi -fungsi tersebut secara
tepat, organizing dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja
yang tepat, yang harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan
secara obyektif.
Dalam hal pengaturan, unsur yang perlu diperhatikan & diwujudkan adalah :
§
Struktur Organisasi yang mampu menunjukkan bagaimana
hubungan (relationship) antara organisasi/bagian/seksi yang satu dengan yang
lain.
§
Job Description yang mampu menjelaskan tugas
masing-masing bagian.
§
Bentuk Koordinasi antar bagian dalam organisasi
(misal. Rapat Koordinasi antar bagian, Rapat Pimpinan antar Organisasi, dll)
§
Penataan dan Pendataan Arsip & Inventaris
Organisasi harus diatur dan ditata dengan baik administrasi organisasi, seperti
surat masuk, surat keluar, laporanlaporan, proposal keluar, data anggota,
AD/ART, GBHK, presensi, hasil rapat, inventarisasi yang dimiliki, perangkat
yang dipinjam dll.
c. Motivating
(pendorongan)
Merupakan
proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan mendorong semangat dan
kerelaan kerja para pegawai. Motivating mencakup segi-segi perangsang baik yang
bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier,
pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem
upah yang menggairahkan pemberian tunjangan, penyediaan fasiliatas yang lengkap
dan sebagainya.
d.
Accounting (pelaporan)
Pelaporan
merupakan unsur wajib yang harus dilakukan untuk menunjukkan sikap & rasa tanggung
jawab dari pengurus kepada anggotanya ataupun kepada struktur yang berada diatasnya.
Wujud kongkritnya adalah :
•
Progress Report (Laporan Pengembangan Kegiatan)
• Laporan
Pertanggung Jawaban (LPJ) Kegiatan
e.
Controlling (pengendalian)
Merupakan
rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakanpengawasan, penyempurnaan
dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan. Controlling
sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan
sehingga dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak
lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.
0 Komentar untuk " Pengertian Manajemen Dan Tata Kerja"